When You Think You're Unlucky

Terkadang, ada suatu hari dimana kita merasa "Sial sekali aku hari ini!"

Mulai dari menyenggolkan mobil kesayangan pada tiang tak bersalah, dibuat kesal oleh pengemudi kendaraan di jalan raya yang panas dan berasap, sampai mendapati bahwa salah satu benda milik kita telah hilang,

Saat kita mulai merasa mendapat perlakuan tidak adil dan kesal karenanya, sisa kejadian yang padahal tidak bermakna menjadi benih.

Benih amarah yang membuat hati sedih dan hari menjadi kelabu.

Pada titik ini, buka mata dan hati lebar-lebar mana tahu ada kebaikan-kebaikan kecil yang kita lewatkan.

Ternyata hasil jualan mendapat keuntungan, walau tak seberapa tetap saja untung. Ternyata lecet hasil menyenggolkan mobil tidak begitu parah, dan benda yang kita kira hilang tertinggal di rumah teman.

Wah wah. Jadi sesungguhnya aku tidak sial, kah?

Mungkin iya, mungkin tidak.

Semua tergantung dari cara kita menghadapinya.

Boleh saja merasa kesal dan kelabu namun jangan diseret terlalu lama. Kasihan hati dan badan kita, lama-lama menjadi aus dan mati.

Ingatlah bahwa pasti ada satu kebaikan dalam satu hari, walau kecil, kita buka mata dan hati kita lebar-lebar agar selalu ingat bahwa selalu ada kebaikan berputar di sekeliling kita.

#lagi-lagi ocehan tidak berguna, tapi ini nyata *wink wink

post before on https://prinzwit.wordpress.com/2015/02/12/when-you-think-youre-unlucky/

Comments

Popular posts from this blog

First Step to Forever